​Berburu Ikat cincin dari platina Di Pasar Senen-Jakarta Pusat

Gambar: dokpri


Hmmm…, cuaca panas membuat si Gubuk Geokku harus menggunakan transportasi online gojek di Jakarta. Transportasi online khususnya ojek online! Layanan transportasi jenis ini memang sangat menggiurkan sekali…, selain harga yang ekonomis akan tetapi kecepatan dan keramahan pelayanan pun cukup menjadi pertimbangan para konsumen menggunakan jasa gojek ini. Tak hanya itu gojek juga menyediakan masker debu atau masker anti polusi kendaraan untuk para penumpangnya secara cuma-cuma. Nah…, enak bukan! Sebagai contoh kalau Anda dari kwini 1 jakarta pusat ingin ke pasar senen jakarta pusat dengan menggunakan jasa gojek Anda hanya membayar  Rp. 12.000,- saja. Sedangkan naik bajaj bisa 15.000 rupiah kalau Anda lagi beruntung atau kalau Anda lagi sial bisa-bisa Anda mendapatkan harga hingga Rp. 25.000,-. Tapi semua tergantung dari cara Anda menawar harga tersebut dengan sang supirnya tapi harus sabar untuk mendapatkan harga murah tersebut. Anda mau murah praktis dan harga jelas pastinya Anda pakai layanan trasportasi berbasis online ini kalau berada di Jakarta.  Oke…, back to topic! Setibanya si Gubuk Geokku di pasar senen. 

“Mau ke pasar senen yang mana, Neng?”  tanya si Gojek.

“Lho…, Bang! Pasar senennya ada berapa sih?” tanya penulis penasaran.

 “Pasar senen ada dua, Neng! Pasar Senen modern dengan lantai keramik, lengkap dengan tangga jalan atau excalatornya dan nggak kotor, Neng! Dan pasar senen trandisional a.k. a pasar senen yang lama.” jelas si gojek dengan singkat.

“Oh…,gitu! Pasar Senen Modern aja, Bang!” jawab si Gubuk Geokku dengan rasa ingin tau yang besar.

“Hati-hati, Neng ! Handphone, tas, dan dompetnya sebab disini rawan jambret, copet, dan rampok.” Pesan si Gojek kepada Penulis sebelum memberhentikan di tempat tujuan.

Aduh…, begitu dengar pesan si abang Gojek seperti itu, jadi agak phobia gitu deh tapi rasa takut si Gubuk Geokku sirna tertutupi oleh rasa penasaran dan rasa ingin tau yang besar. Tetap tancap masuk ke Pasar Senen. Intinya tetap hati-hati dan waspadalah kawan…, bila Anda ingin bertandang kesini. Kalau pakai baju dan perhiasan jangan mencolok deh…, Kalau bisa pakailah…, pakaian yang sewajarnya dan sepantasnya. Akhirnya, si penulis tetap putuskan untuk menyambangi pasar senen tersebut. Eitt…, tentunya dengan sangat extra hati-hati lah jika ingin mengelilingi setiap sudut pasar senen tersebut. 

Oke…, lantai pertama pasar senen modern Anda akan disuguhkan anek pusat grosir jam-jam cantik dan bermerek tapi jangan salah pilih bisa-bisa dapat yang KW a.k.a palsu deh dengan harga selangit. Tapi yang paling penting berbelanja disini adalah nawar dengan sadis gitu klo nggak nanti Anda nangis deh ngerasa dibodoki karena harganya murah Anda harus bayar mahal. Bakal tak asikkan belanjanya klo dibodoki gitu! Mending belanja di mall dong.  Pandai tawar deh, Kawan! Selanjutnya untuk lantai 2 merupakan pusatnya bahan pakaian, sandal, sepatu, dompet dan tas-tas cantik hingga koper sedangkan lantai 3 Anda akan menjumpai macam-macam barang elektronik dan aneka assesoris. Kebetulan si penulis naik ke lantai 3 dan tak sengaja ketemu grosir penjual ikat cincin dan kalung dari platina. Semuanya murah banget bayangkan saja untuk 1 kodinya atau 20 biji pengikat kalung atau cincin dari platina dibandrol dengan harga Rp. 100.000,- saja. Selain itu,  Anda juga boleh mencampurnya. Tapi bila Anda membeli setengah kodi makan harga akan sedikit lebih mahal ketimbang beli 1 kodi. Jadi bila Anda membeli ½ kodi Anda harus membayar Rp. 60.000,- untuk sepuluh biji pengikat kalung atau cincin. Nah…, mending beli 1 kodi hanya Rp.100.000,- untuk 20 buah pengikatnya. 

Gambar: dokpri ( hasil buruan si penulis… Termosss mos


Selesai dapat buruannya si penulis melanjutkan penjelajahan ke pasar tradisional pasar senen yang becek, kotor, dan bau apek menuju ke areal pertokoan perabotan rumah tangga. Rencana ingin membeli termos merk Tiger produksi Jepang. Konon termos ini terkenal bagus karena air panas yang berada dalam termos ini bisa bertahan hingga 2 hari. Namun, harga termos ini sangat mahal bo! Untuk ukuran 1,3 liter saja termos ini dibandrol sekitar Rp. 450.000,- sedangkan untuk ukuran 1,9 liter harganya sekitar 590.000,- gitu. Alamak…, mahalnya! Tapi jangan takut tawar saja kalau Anda beruntung bisa murah tapi sedikit banget turunnya paling cuma Rp. 50.000,- saja. Ok sekian dulu jalan-jalan si Gubuk Geok.

Note : Copy Paste artikel mohon sertakan link atau sebutkan sumber. Happy reading…, my beloved and true readers

Iklan

​Yuk…, merapat para pecinta buah lokal Borneo 

Gambar dokpri gubukgeokku: buah kuranji…

Gambar dokpri gubukgeokku: buah meretam sekilas mirip buah rambutan tapi ini beda lho!

Buah Rambutan, langsat, cempedak, elai, dan durian pasti kalian sudah kenal dengan buah-buah di atas. Buah tersebut selalu  diidentikkan dengan buah khasnya pulau Borneo secara keseluruhan.  Namun pernahkan Anda mendengar aneka buah-buah hutan nan lezat di Borneo. Pasti ada yang sudah mendengarnya dan pasti ada juga yang baru mendengarnya.

Lalu…, pernahkah Anda mendengar lagu daerah Kalimantan Timur yang sering didendang dikala sedang susah. Berikut sepenggal bait lagu daerah tersebut  “buah bolok kuranji papan… dimakan mabok dibuang sayang. Busu embok etam kumpulkan. Rumah-rumah jabok etam lestarikan.Eitt…,ini bukan buah bolok dimakan mabok dibuang sayang y…!Tapi ini buah kuranji klo dimakan akan merasakan sensasi permen nano-nano…karena seperti itulah rasanya bila sudah mampir dilidah Anda. Eitt…, jangan berharap untuk kenyang ya…,bila memakan buah ini.

Ayo…,seperti apasih penggambaran yang detail untuk buah yang didendangkan ini!Mari simak disini. Buah kuranji adalah sejenis buah hutan yang tumbuh dibagian bawah dahan pohonnya. Biasanya buah ini digemari oleh binatang pelando’ atau kancil dan kijang atau rusa.” 

Nah…, pasti bertanya lagi bagaimana pula rupa sang buah kuranji itu! Kok sampai masuk dalam bait lagu di atas. Semiris itukah buah kuranji ibarat buah yang tak mengeyangkah. Ha…,ha…, itu hanya  pengibaratan dalam lagu saja. Sebenarnya buah kuranji adalah buah lokal yang terdapat di pedalaman borneo. Buah ini berbentuk lonjong dan memiliki kulit luar berwarna hitam pekat dan biasanya buah ini tak lebih dari jempol orang dewasa. Daging buah kuranji ini tipis dan mirip daging buah asam jawa. Maka, jangan heran bila Anda mencoba buah ini lebih mirip rasa asam jawa namun rasanya daging buahnya manis dan sedikit asem. Untuk mendapatkannya tidaklah terlalu sulit kalau Anda bertandang ke Sarawak singgahlah ke pasar-pasar tradisional! Anda pasti menjumpainya. Oya…, jangan lupa buah lokal ini hanya dijual pada saat musim panen kalau tidak sedang musim panen jangan harap Anda bisa menjumpainya. 

Hal serupa juga berlaku sama buah lokal satu ini yakni buah meretam atau buah pulasan. Secara kasat mata buah ini lebih mirip dengan buah rambutan namun buah ini berkulit luar lebih tebal. Isi dan rasa daging buahnya juga sangat mirip dengan buah rambutan pada umumnya. Kalau sedang musim panennya buah meretam dapat Anda jumpai di pasar-pasar tradisional Sarawak atau bisa juga dijual di pinggiran jalan raya.  Harga buah inipun bervariasi sekitar 3 hingga 4 ringgit perkilogramnya sama dengan harga buah kuranji. 
By. Fe gadingga

Note: copy paste artikel ini mohon sebutkan atau sertakan linknya. Thanks b4 n happy reading …y!

Rahasia Dibalik Warna Patung Kucing di Kota Kuching

Tak ada salahnya mengetahui budaya setiap manusia di muka bumi ini dari manapun asal usulnya. Belajar dari setiap kehidupan dan pengalaman adalah guru yang teramat berharga. Begitu juga kalau kita berada di Kota orang. Contohnya kalau Anda mengunjungi Kota Kuching yang merupakan ibukota Sarawak (Malaysia Timur) usahakan menggali sedalam mungkin tentang sejarah kota mereka meski dalam waktu singkat. Jangan malu untuk bertanya bila Anda tidak mengerti apa yang mereka ucapkan. Mereka akan dengan senang hati memberitahunya. Sebelum kita beranjak begitu jauh  tentang berphoto ria bareng patung-patung kucing. 

Mari cari tau! Kenapa patung-patung kucing yang ada di kota Kuching memiliki warna-warna yang khas yakni hitam, putih, dan oren bercampur hitam.  

Menurut beberapa masyarakatnya berpendapat bahwa patung kucing berwarna putih merupakan lambang dari kota Kuching utara yang dulunya Kuching lama sedangkan yang berwarna hitam merupakan lambang dari kota kuching selatan atau kota Kuching baru. Ada juga yang berpendapat bahwa kedua warna pada patung kucing tersebut menandakan kota Kuching secara administrasi terbelah menjadi yakni Kuching Selatan dan Kuching Utara. Maka, jangan heran bila ada dua kantor DPRD di sini yaitu DBKU (Dewan Bandaraya Kuching Utara) dan DBKS (Dewan Bandaraya Kuching Selatan). Sehingga, secara administrasi kota Kuching memiliki dua Walikota yakni Walikota Kuching Utara dan Kuching Selatan. Akan tetapi, kedua Dewan Bandaraya ini memiliki tugas dan fungsi yang hampir sama dalam porsi pemerintahan di kota Kuching. Hanya, pewarnaan pada ikon kota Kuching pun terbagi dua yakni warna putih dan warna Hitam yang sedikit membedakan.”  
DBKS sendiri terletak di Canna Lily Boulevard kota Kuching sedangkan DBKU berlokasi jalan Samariang, Petra Jaya, kota Kuching-Sarawak. Nah, untuk patung kuching berwarna belang(oren bercak hitam menyerupai macan) yang berdiri tegak di pusat kota Kuching adalah kucing hutan khas borneo.

Sedangkan, menurut Dr. Chang Pat Foh dalam bukunya yang berjudul  ‘History of Kuching City in Sarawak’ (2008:156) mengatakan bahwa, “The city’s Twin administration was born out of the need for an efficient system which would allow for a balanced development and population distribution for two territories. It will also ensure that Kuching City South will not be hampered by added responsibilities of develoving Kuching  City North, which had been under KDRC jurisdiction.” KDRC adalah Kuching Rural District Council. Itulah gambaran singkat yang di petik penulis tentang kota Kuching.
Meski, rahasia dibalik dua warna pada patung kucing telah terjawab. Akan tetapi, rasanya kurang lengkap bila bertandang ke sini tak membawa pulang ikon patung kucing secara percuma walau hanya lewat jepretan kamera Anda. Ya…iya…lah gratis di bawa pulang patung kucingnya …soalnyakan cuma bentuk gambar saja ha ha…
 Hallo akak rose mau ambil gambar ke…! Begitu deh logat sejumlah anak kecil tengah berdiri manis tak jauh dari patung binatang lucu berkaki empat itu. Sapaan mereka yang lucu sekaligus menggelitik kala itu, amboi membuatku terkejut! Seperti suara tokoh kartun  ‘Upin Ipin’. Saat kubalikkan badanku, eh … ternyata sekelompok budek-budek kecil sedang bergambar ria dekat tumpukkan kucing yang membatu. Akupun tertawa lepas, saat jepretan kameraku menghujam ke arah segerombolan patung kucing yang tengah berpose lucu. Ternyata Ikon patung kucing itu, sepintas mengingatkanku kembali dengan Ikon ikan pesut alias Ikan lumba-lumba air tawar  khas kota kelahiran fe gadingga yakni kota Samarinda-provinsi Kalimantan Timur yang nggak kalah keren juga ha ha….

by.fe Gadingga(gubuk geokku)

note: copy paste artikel ini mohon sebutkan sumbernya atau sertakan linknya.Thanks B4 for ur attention …

​Rokok tradisional orang dayak kayan Jako’ kayan

Contoh rokok tradisional dayak kayan.

Bicara soal rokok memang tiada matinya! Meski ada wacana bahwa harga rokok akan melambung tinggi  namun para penikmat tembakau ini tak kalah akal untuk menyiasati agar mulut tetap berasap dengan harga murah. Mari simak artikel si gubuk geokku dalam membuat rokok tradisional dayak kayan.  Bahan daun linting rokok yang berbahan dasar alami yakni dari daun pisang muda atau sulur daun pisang yang amat muda dibuka lalu diratakan menjadi lembaran daun. 

Lalu dijemur di bawah terik matahari akan tetapi teknik menjemur tak langsung mengenai sinar matahari . proses pengeringan daun linting rokok dengan menjemur daun pisang muda dengan menaruh pasir di atas  daun pisang muda tersebut lalu daun pisang muda berada dibawah  pasir biarkan matahari menyinari pasir yang dibawahnya ada daun pisang muda tadi hingga benar-benar  mengering sekali. Setelah daun pisang muda tadi benar-benar kering pisahkan daun pisang muda dari hamparan pasir di atasnya lalu gunting daun pisang muda sesuai keinginan Anda lalu gulung dengan menggunakan tangan Anda dengan kuat hingga membentukan kertas tipis yang telah tergulung rapi seperti lintingan rokok. 

Kertas linting rokok yang berbahan daun pisang ini tahan lama hingga 3 atau 4 bulan lamanya. 

 Sedangkan bahan dasar membuat  jako’nya adalah dari daun tembakau hutan yang namanya daun luko’ biasanya tanaman daun luko tumbuh hanya setinggi siku lengan orang dewasa dengan dua cabang atau batang daun. Biasanya untuk membuat tembako’ nya digunakan daun luko yang tua saja  atau yang sudah menguning. Tak hanya itu, daun luko’ hanya boleh diambil 2 helai daun saja dalam setian pohonnya kalau diambil lebih maka pohon tidak akan berdaun lagi menurut masyarakat setempat. 

Setelah daun luko’ tua dipetik lalu dibuang tulang daunnya yang keras. Kemudian daun luko’ tadi dilipat-lipat hingga menjadi lipatan seperti kertas kecil. setelah itu lipatan daun luko disimpan ditempat teduh atau wadah khusus terlindung cahaya selama tiga hari. Kemudian setelah terlihat mengering hingga warnanya berubah lalu dipotong-potong tipis lalu dijemur di bawah sinar mentari dengan tehknik menghambur dengan jarang-jarang. Setelah kering tembakau tidak boleh langsung dikonsumsi melainkan harus disimpan di dalam tajau atau guci dulu selama satu hari hingga tembakau kering lagi hingga sedikit lembab dan lembut biar bisa digunakan untuk membuat rokok lintingan dan menghasilkan aroma yang khas nan alami.

Biasanya tembakau ini tahan sampai satu tahun tanpa ada pengawet apapun.

Semoga bermanfaat…salam bagi-bagi ilmu
By.fe gadingga

Galeri

Rezept “Sayur Asam Kutai à la Fe Gadingga”

Hallo liebe Leser und Leserinnen!

Heute habe ich ein tolles Rezept aus Ostkalimantan für Euch, nämlich “Sayur Asam Kutai à la Fe Gadingga”:

 Die Zutaten:

  • 3 Knoblauchzwiebeln (Gewuerze à la Indonesien)
  • 5 TL Öl (z.B. Bimoli oder Sanco)
  • 800 ml Wasser
  • 1 TL (Teeloeffel) Salz
  • ½ EL (Essloeffel) Zucker
  • 2 lele-Fische
  • 2 Casava/maniok gehackt
  • 1 Spitze junger Blattsingkil
  • 1 terong asam (Saueraubergine)
  • 3 rote Zwiebeln (Gewuerze à la Indonesien)
  • ½ Curcuma (Gewuerze à la Indonesien)
  • 1 Zitronnengrass gehackt (frische Kraeuter)
  • 4 kemiri (Gewuerze à la Indonesien)
  • 3 cabe besar (grosse Chili), rote Chili gehackt (frische Kraeuter)
  • ½ lengkuas gehackt (frische Kraeuter)
  • ½ TL Masako
  • ½ EL terasi (Gewuerze à la Indonesien)
  • 1 Spitze Blattzwiebeln gehackt (frische Kraeuter)
K1024_Picture21

Pict: Private Pict of Gubuk Geokku

K1024_Picture3

Vorbereitung:

4 Blattschwiebelnhaare, 3 rote Chili und 1 Saueraubergine in Streifen schneiden und wuerzen. Alle Gewuerze à la Indonesien, z.B. 4 Kemiri, 3 rote Zwiebeln, ½ Curcuma, 3 Knoblauchzwiebeln und ½ EL terasi in den Mixer geben und los geht’s. Dann Oel zum frittieren auf 180 Grad erwaermen. Braten Sie alle frischen Kraeuter und Gewuerze in der Pfanne etwa 5 bis 8 Minuten und 5 Minuten ziehen lassen.

 Die Zubereitung:

Zuerst 800ml Wasser kochen mit terong asam und Zitronengrass in den Kochtopf. Wenn das Wasser kocht, dann Sie zwei maniok und lele-Fische in den Kochtopf hineingeben. Geht im TM in 30 Minuten. Desweiteren mischen Sie sayur asam mit dem Schoepfloeffel. Warten bis das Wasser kocht und dann geben Sie alle frischen Kraeuter, Gewuerze, und junger Blattsingkil in den Kochtopf. Zuletzt dann Blattzwiebelnhare, Masako, Salz und Zucker hinzugeben. Taraaaa…, schon fertig! Etwa 5 Minuten koecheln lassen und dann mit Reis servieren.

K1024_P1200180

Pict: Private Pict of Gubuk Geokku

K1024_P1200181

Pict: Private Pict of Gubuk Geokku

K1024_P1200182

Pict: Private Pict of Gubuk Geokku

 Et voilá, schon habt Ihr einen leckeren “Sayur Asam Kutai”

Guten Appetit und viel Spass beim ausprobieren!

Eure Fe Gadingga (Gubuk Geokku)

 Zusatzinformationen:

  • masako ist ein Kochgewuerz wie Maggi.
  • lele (Kiemensackwels) ein Süßwasserfisch typisch für Borneo
  • bawang rambut sind Blattzwiebeln aus Kalimantan
  • terong asam ist eine Auberginenart, in Ostkalimantan als Gemuese gegessen
  • daun pucuk singkil wird in Kutai für die Zubereitung von sayur asam verwendet
  • terasi (Krabben- od Fischpaste) wird für die Zubereitung von sambal verwendet
  • kemiri (od Kandelnuß) zur Herstellung von Gewürzzubereitungen
Sampingan

JALAN-JALAN GRATIS KELILING JAKARTA

Kalau mendengar judul di atas siapa saja pasti ingin jalan-jalan gratis keliling kota Jakarta karena kalau naik turun transportasi bisa-bisa dompet menjerit tuh. Nah…, klo ada yang gratis kenapa harus dilewatkan. Ayo…, kita coba jalan-jalan gratis keliling kota Jakarta! Nah…, bagi Anda yang pertama kali datang ke kota Jakarta pasti penasaran seperti apasih kota Jakarta sebenarnya. Khususnya pada masa pemerintahan Gubernur Ahok sekarang ini. Ada hal yang baru lho dan gratis nih, kawan Gubuk Geokku…, dimanapun Anda berada! Khususnya bagi yang ingin menikmati transportasi gratis tour keliling kota Jakarta. Bagi Anda yang tetarik menggunakan fasilitas percuma ini, Anda bisa mendapatkannya jika Anda melakukan beberapa tahap berikut ini. Pertama, Hal yang harus diingat fasilitas transportasi tour percuma ini dapat Anda jumpai di Kantor Balai Kota atau kantornya Ahok mereka menyebutnya. Kedua, Fasilitas ini telah ada semenjak kepemimpinannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Jadi, bus gratis ini diperuntukkan bagi para turis lokal dan mancanegara yang berniat mengekplore kota Jakarta secara percuma a.k.a tanpa bayar sepeser pun. Ketiga, bus gratis ini memiliki bentuk khusus yakni berwarna biru dan terdiri dari 2 tingkat jadi Anda bisa duduk di tingkat pertama atau tingkat atas atau tingkat 2. Keempat, untuk menemukan bus ini, Anda cukup datang saja ke kantor Balai Kota Jakarta Pusat! Disana Anda akan menjumpai jejeran bus tour gratis keliling kota Jakarta tersebut. Bagi Anda yang menggunak busway untuk sampai ke Balai Kota Jakarta pusat ini! Turunlah di halte Balai Kota Jakarta. Sayangnya bus gratis ini hanya menjemput dan menurunkan penumpang pada halte-halte khusus yang telah ditetapkan oleh pemerintah kota Jakartanya jadi bukan di halte busway. Jadi bila Anda ingin berhenti di bundaran HI Jakarta atau Monas maka bus tersebut akan menurunkan Anda pada halte yang telah ditunjuk pemerintah sehingga bila Anda ingin menggunakan bus ini kembali atau berharap agar bus ini menjemput Anda maka tunggulah di halte yang sama waktu Anda diturunkan. Ingat bukan menunggu di Halte busway…, ya! Ok…, selamat mencoba dan semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

By. Gubuk geokku
Note: Copy paste artikel ini mohon sertakan link atau sebutkan sumbernya,y! Thanks b4.

Sampingan

Tips Menyewa Rumah Di Sarawak 

Gambar : Dokumen Pribadi Gubuk Geokku.

Pertama: Uang sewa 1 Bulan plus Deposite biasanya jumlah deposit yang dibebankan kepada sipenyewa rumah sejumlah 2 bulan rumah sewa ditambah deposit bil air dan elektrik. Peraturan deposit berlaku jika Anda menyewa rumah yang lengkap dengan perabot di dalamnya atau dikenal dengan istilah Full Furnished. Peraturan yang samapun berlaku pada rumah yang Semi Furnished. Perjanjian sewa menyewa ini sudah biasa dilakukan oleh para pemilik rumah sewaan di Sarawak hingga kepedalaman loh. Kecuali Anda mau tinggal di rumah panjang atau lamin Anda akan bebas dengan segala beban deposit hanya sewa bilik saja bulanan saja.

Kedua: Anda harus tahu jangka waktu Kontrak Rumah yang ditentukan oleh si Penyewa rumah. Hal ini penting sekali Anda pertanyakan atau ketahui karena sangat berkaitan dengan hangus atau tidaknya dengan jumlah uang deposit yang telah kita bayar kepada pemilik rumah yang akan kita sewa nanti. Contohnya: Jika si pemilik rumah memiliki peraturan harus mengontrak selama 1 tahun dengan membayar setiap bulan uang sewanya akan tetapi Anda hanya menyewa di rumah tersebut hanya 8 bulan atau 10 bulan saja. Maka secara otomatis uang deposit yang Anda tanamkan kepada si Pemilik rumah akan hangus karena Anda keluar dari kontrak yang Anda sepakati bersama saat penandatangan surat perjanjian sewa-menyewa rumah. Terkecuali Anda menghabiskan tempoh tamat kontrak sewa menyewa Anda yakni tepat 1 tahun Anda keluar dari rumah tersebut. Maka, uang deposit Anda akan kembali ketangan Anda secara utuh.

Ketiga: sebelum menandatangani kontrak atau perjanjian sewa-menyewa pastikan Anda mengecek semua rumah yang akan Anda diami. Seperti (1) sistem buka tutup dan sitem kunci pintu dan jendela beroperasi sempurna tanpa ada kerusakkan. (2) semua perabot yang disewakan kepada Anda dalam keadaan ok. (3) Perhatikan sistem kerja listrik rumah juga berjalan ok. (4) Pastikan sistem drainasse atau pembuangan air juga ok. (5) Pastikan ketersediaan air berjalan lancar dan ok. (6) Pastikan ada pepohonan yang rindang disamping untuk menciptakan efek kesejukan di dalam rumah karena pepohonan sangat berperan dalam pembangunan rumah. (7) Pastikan saluran ventilasi udara berjalan bagus atau lihat bagaimana posisi jendela menghadap kearah matahari pagi atau tidak. Pastikan segala kerusakan yang terjadi pada rumah sebelum Anda menempati rumah tersebut. Jangan sampai rumah yang Anda tempati rusak padahal bukan Anda yang merusakkannya. Sehingga beban biaya perbaikan dan perawatan nantinya akan dibebankan pada Anda. Dan bisa juga uang deposit Anda tak kembali utuh karena harus menanggung beban perbaikan rumah yang telah dirusakkan oleh penyewa sebelumnya.

Keempat: Sebelum menyewa atau mengontrak rumah type apartemen atau semacam ruko. Harap perhatikan point penting berikut ini. Pertama; ketersediaan tempat atau areal parkir kendaraan, apakah tersedia atau tidak jangan sampai Anda menyewa rumah yang bagus nanti parkir kendaraan ditempat atau halaman rumah orang atau tetangga atau di depan kedai makan. Kedua: keamanan tempat tersebut dari tindakan pencurian kendaraan atau sabotase kendaraan dari orang – orang usil. Ketiga; Perhatikan lingkungan sekitar rumah yang akan Anda sewa. Hindari menyewa rumah, apartemen atau rumah toko dekat dengan bengkel motor, tempat kerja tukang kayu, dekat pabrik kecil atau dekat tempat hiburan malam kalau Anda tipe orang yang tidak menyukai kebisingan. 

By.Gubuk Geokku
Note: Copy paste artikel ini mohon sebutkan sumbernya atau sertakan linknya,y! Thanks b4.